Sunday, November 30, 2008

Dalihan Natolu System Demokrasi Versi Batak

Dalihan Natolu sebagai system kekerabatan orang batak ternyata mempunyai nilai yang tidak kalah dengan system lain yang sangat populer saat ini, yaitu Demokrasi. “Dalihan Natolu” ini melambangkan sikap hidup orang batak dalam bermasyarakat. Sistem kekerabatan orang Batak menempatkan posisi seseorang secara pasti sejak dilahirkan hingga meninggal dalam 3 posisi yang disebut DALIHAN NA TOLU (bahasa Toba) atau TOLU SAHUNDULAN (bahasa Simalungun).
Dalihan dapat diterjemahkan sebagai “tungku” dan “sahundulan” sebagai “posisi duduk”. Keduanya mengandung arti yang sama, ‘3 POSISI PENTING’ dalam kekerabatan orang Batak yang terdiri dari :

Wednesday, October 15, 2008

Belawan Semakin Rutin Terendam

Akibat terjadinya perubahan fungsi sebagian besar rawa-rawa menjadi lahan industri, diperkirakan sebagai penyebab rutinnya Kecamatan Belawan terendam air. Kondisi Kota Belawan saat ini tidak luput dari banjir, sedikit saja turun hujan lebat dan saat musim pasang, air menggenangi pemukiman warga dan jalan utama. Kondisi ini berlangsung hingga beberapa hari walau hujan telah berhenti dan musim pasang telah berlalu.

Terendamnya kota pelabuhan kelas utama ini menurut perhitungan warga semakin hari semakin parah, karena air yang menggenangi daerah ini lama keringnya.

Warga Belawan merasa resah karena seluruh aktivitas terganggu. Pemukiman juga menjadi kumuh karena sampah berserekan dan menumpuk bersama genangan air.

Tokoh masyarakat Belawan M. Syafri Sani membenarkan kondisi kota Belawan saat ini seperti itu. Banjir saat ini sudah menjadi hal rutin dialami warga, jalan-jalan utama terendam air sehingga menyulitkan aktivitas sehari-hari, katanya.

Menurut Sani, kondisi ini telah memicu keresahan warga sehingga saat terjadinya pasang besar yang diiringi dengan turunnya hujan deras membuat seluruh masyarakat Belawan bekerja keras menguras air dari rumah.

Kondisi yang menakutkan ini, lanjutnya, terjadi selama satu dekade terakhir diperkirakan terjadi akibat banyaknya lahan rawa-rawa yang selama ini menjadi resapan air telah berubah fungsi, serta menyempitnya dan tersumbatnya saluran air akibat pembangunan rumah.

Menurut perkiraan Sani yang juga ketua harian Forum Masyarakat Belawan Membangun (Formabem), lahan rawa-rawa yang telah berubah fungsi itu mencapai ratusan hektar jumlahnya, lahan itu kini telah berubah fungsi menjadi daratan untuk kepentingan dunia usaha.

Sejak lahan rawa-rawa itu berubah fungsi banyak menimbulkan masalah di antaranya banjir karena di hamparan rawa-rawa yang merupakan lahan terbesar di Kecamatan Belawan itu terdapat banyak anak sungai (paluh) yang berfunsgi sebagai urat nadi keluar masuknya air dari daratan ke tepi laut. (sumber : waspada)

Tuesday, September 23, 2008

Halo Matahari di Atas Kota Medan

Fenomena Alam karena Awan Cyrus

Medan, Kompas - Halo matahari atau sinar di sekeliling lingkaran matahari terjadi di Kota Medan, Senin (22/9) sekitar pukul 11.00 hingga 13.00. Fenomena alam biasa ini muncul sewaktu-waktu saat matahari tertutup awan cyrus. Sinar diterima di Kota Medan redup karena terhalang awan.

Fenomena matahari yang terlihat seperti cincin ini juga memungkinkan terjadinya pelangi karena sinar matahari dibiaskan oleh awan.

”Maka seolah-olah suasana menjadi gelap saat itu,” tutur Kepala Bidang Data dan Informasi Balai Besar Meteorologi dan Geofisika Wilayah I Sumatera Utara Ridwar Kamil, Senin.

Tuesday, September 16, 2008

Pentingkah Video Conference ?

Tidak ada yang menyangkal kalau kemajuan teknologi saat ini berkembang sangat pesat. Hanya butuh 8 tahun dari millenium perkembangan teknologi kian dapat dirasakan berbagai masyarakat. Kita ambil contoh dunia telekomunikasi. Kita ingat bersama di tahun 2000 orang yang menggunakan HP masih bisa dihitung dengan jari. Tapi sekarang handphone bukan lagi barang mewah yang hanya dapat dipakai oleh orang berduit saja. Ragam handphone lowend dan highend banyak kita jumpai di counter Handphone (Red). Tapi yang kita bicarakan disini bukan mewah atau tidaknya HP tersebut. Kita ingat juga dulu kalau kita ingin menyampaikan pesan singkat kepada kerabat atau teman yang jauh, kita masih menggunakan telegram dan seiring waktu berjalan kita masuk pada jaman pager untuk memberitahukan seseorang menghubungi kita.

Wednesday, September 10, 2008

Tapanuli, Perawan Ayu Yang Lagi Berhias

Sekitar 34,92% luas Tapanuli Utara berupa lahan berbukit. Dari ketinggian bukit memandang ke bawah, tampak perkampungan rumah-rumah penduduk yang dipagari pepohonan, di sela-sela hamparan sawah. Tapanuli Utara sarat gunung, lembah dan ngarai menawan.
Jika Anda berangkat dari Medan, maka Anda bisa melalui kota Sibolga menuju kota Tarutung dengan lama tempuh sekitar 2 jam dengan naik mobil.Selain kondisi jalannya baik dan mulus, kita juga dapat menikmati pemandangan kebun karet, kelapa sawit serta hutan-hutan yang ada di sepanjang lereng Bukit Barisan. Selain itu, kota-kota wisata Tapanuli Utara juga memiliki sungai-sungai dan gunung-gunung yang indah.